FC Barcelona 2012

Serunya Menjadi Penggila Bola

Posted by Tari Selasa, 12 Juni 2012 0 komentar






Siapa yang tidak tau tentang olahraga yang mendunia saat ini. Ya, Sepakbola ! Sepak bola adalah olahraga menggunakan bola yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia. Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola kulit ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.

Secara umum hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya hanya diijinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola. Tim yang mencetak gol lebih banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan undian, perpanjangan waktu maupun adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.

            Saya mengenal bola sejak saya masih menempati bangku sekolah dasar. Mama yang merupakan seorang yang gila dengan bola sering mengajak saya dan abang saya begadang subuh-subuh demi menonton bola. Setiap menonton bola, kami selalu menyiapkan senjata andalan kami, yaitu kacang dan minuman extra joss yang dicampur dengan susu tidak lupa juga semangkok mie instan.

            Sampai akhirnya saya mengenal tim nasional di Negara Spanyol yaitu Barcelona. Permainan mereka yang selalu menakjubkan apalagi bertanding di El Classico. Persaingan sengit selalu terjadi antara Barcelona dan Madrid. Stadiun utama Barcelona terletak di Camp Nou. Pelatih pertama yaitu Jack Greenwell 1917-1931. Saat ini pelatih baru adalah Tito Villanova.

            Saat ini saya tergabung menjadi salah satu Barca angel (sebutan fans cewek Barcelona) regional Batam. Di klub fans ini kami sering melakukan aktivitas seperti nonton bareng pertandingan tim kesayangan kami, kumpul bareng sharing pengetahuan tentang Barcelona ataupun kami bermain futsal yang rutin diadakan setiap minggunya. Keuntungan kami membentuk klub fans ini, kami bisa merangkul temen-temen yang memiliki kesamaan tim kesayangan. Dimana kami bisa seru-seruan, membawa massa yang banyak saat nonton bareng. Senang sampai jingkrak-jingkrak saat tim kami menang melawan tim besar ataupun sedih saat tim kami harus tersisih. Mengamati permainan tim kami, strategi yang digunakan dan tidak lupa memandang wajah para pemain yang ganteng :D .

            Dalam tim Barcelona saya mengidolakan Victor Valdes, seorang kiper yang merupakan kekuatan inti dalam pertahanan. Jika doi tidak maksimal dalam bermain, maka goal-goal dari lawan pun akan berhamburan melayang dengan bebasnya ke dalam gawang Barcelona.

            Banyak klub fans sepakbola lainnya seperti Madridista, Milanisti dan lain-lain. Merupakan satu kepuasaan ketika klub-klub fans dapat bersama-sama menonton pertandingan anatra tim kesayangan masing-masing. Tanpa adanya kekerasaan, dan menjunjung tinggi sportivitas. Salam Olahraga :D

                  


Lanjut baca ....

Pilihan yang Menyakitkan Belum Tentu Menyakitkan

Posted by Tari 0 komentar


   Apa perasaan anda ketika Anda yang telah lama tidak berjumpa dengan orang tua Anda tidak dapat bertemu dengan mereka padahal Anda sudah diambang pintu menuju rumah ?
 Sedih ? ya, bahkan sangat sedih. Terpuruk atau bahkan seperti kata trend masa kini, galau.
Saat itu, saya yang telah mengutuskan untuk mengambil cuti kerja selama lima hari untuk pulang ke kampung halaman saya yaitu Singkawang (Kalimantan-Barat) merasakan banyak sekali rintangan. Mulai dari salah transfer uang tiket, kesulitan dalam meminta cuti dan terakhir, saya yang tiba-tiba dihubungi oleh pihak panitia Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang diadakan oleh dinas pendidikan Kepulauan Riau untuk mengikuti tahap final yaitu presentasi. Bimbang, ya sangat bimbang. Di satu sisi, saya yang sangat ingin berjumpa dengan orang tua saya namun di sisi lain saya tidak mau menyia-nyiakan karya tulis yang telah saya buat dengan susah payah. Orang tua saya mendukung saya untuk mengikuti tahap presentasi karya ilmiah saya. Mereka merelakan tiket yang sudah dibeli. Mereka menganggap prestasi anaknya lah yang lebih penting daripada berjumpa dengan mereka. Saya yang merasakan kangen, tidak sanggup menerima statement orang tua saya yang dengan mudahnya berkata untuk merelakan tiket yang sudah saya beli. Semalaman saya bergumul, saya yang ragu akhirnya membulatkan tekat saya untuk bertemu keluarga saya dan merelakan karya ilmiah saya.
            Sabtu, 02-Juni 2012. Saya menerima kabar bahwa pesawat yang akan kami gunakan mengalami delay selama dua jam disebabkan oleh adanya pesawat yang tergelincir di area Bandara supadio. Jam 12.00 Wib, saya bersama teman saya berangkat ke bandara Hang Nadim untuk check in. Sesampainya di Bandara, saya menerima telpon dari mama saya bahwa mereka semua sudah di bandara. Saya sangat senang mendengar berita tersebut. Namun, apa yang terjadi ? ketika saya menolehkan kepala ke boarding keberangkatan, ternyata pesawat yang akan kami tumpangi mengalami pembatalan penerbangan. Saya yang shock dan sedih langsung bergegas ke bagian customer service pesawat tersebut. Ternyata pesawat yang tergelincir tersebut belum dapat dievakuasi sehingga penerbangan pesawat kami di batalkan. Mendengar berita tersebut spontan saya langsung menelpon mama saya. Mama yang juga terkejut berkata “ mungkin ini bukan waktu yang tepat buat kita untuk bertemu, lanjutkanlah prestasimu nak ! Dari awal mama sudah bilang, mama tidak mempermasalahkan uang mama yang melayang dengan sia-sia demi prestasi mu nak.”
Merenung, bahkan bergumul dengan diri saya sendiri untuk mengutuskan apakah saya tetap melanjutkan untuk pulang ke rumah atau saya melanjutkan perjuangan saya untuk mepresentasikan karya ilmiah yang telah saya buat ataupun memilih keduanya.
            Akhirnya, kami mengutuskan untuk pulang ke kost. Sesampainya di kost, saya mebulatkan tekat saya untuk melanjutkan perjuangan saya mepresentasikan karya ilmiah yang telah susah payah saya buat. Siang itu juga, saya mendatangi salah satu agen travel pesawat tersebut. Saya membatalkan keberangkatan saya ke kampung halaman. Setelah itu, saya langsung berangkat ke Tanjung Pinang untuk menenangkan pikiran saya bersama teman saya.
            Saya berangkat empat hari lebih awal dari jadwal presentasi. Di Tanjung Pinang selama empat hari tersebut saya berekreasi, menenangkan pikiran saya. Tiba pada hari H, saya check in ke salah satu Hotel di Tanjung Pinang yaitu Bintan Beach Resort. Pada malam pertama kami mendapatkan  pengarahan tentang lomba yang akan diadakan besok serta pencabutan nomor undi. Keesokan harinya, waktu untuk berjuang pun dimulai. Satu per satu peserta maju mempresentasikan karya ilmiahnya masing-masing. Wow, Karya ilmiah mereka sangat menakjubkan. Mereka mampu mengangkat topik masalah yang menjadi trend saat ini. Seperti kemiskinan, kepemimpinan, sampah dan lain-lain. Saya sendiri berjuang dibidang pendidikan.
            Setelah dari pagi sampai malam berjuang, kami pun deg-deg an menunggu hasil pengumuman yang seharusnya telah diumumkan malam itu. Namun, pengumuman harus diundur karna kepala Dinas yang tidak dapat hadir untuk penyerahan piala.
            Keesokan harinya, Kepala dinas telah hadir dan acara pun dimulai. Jatung pun berdetak kencang. Setelah pengumuman para juara di bidang IPS, maka inilah saatnya pengumuman di bidang IPA dan Pendidikan. Dan ternyata saya meraih juara dua. Senang, shock campur aduk menjadi satu. Setelah penyerahan piala, saya bergegas menelpon mama dan memberitahukan tentang berita mengembirakan tersebut. Sentak mama shock dan terdengar suara tangisan di telpon. Makasih mama buat support nya, makasih papa buat motivasinya.
Dari pengalaman ini saya belajar banyak hal. Terutama dalam memilih. Pilihan yang terkadang terlihat menyakitkan belum tentu menyakitkan. Kita tidak bisa memilih keduanya ketika kita disuruh untuk memilih salah satu dari pilihan tersebut. Beranilah dalam memilih, Bijak lah dalam memilih. Tentukan pilihan mu guys :)

Lanjut baca ....